14 April 2015

A Monster Calls

Sampul
Judul : A Monster Calls
Pengarang : Patrick Ness
Penerbit : Candlewick Press
Tahun : 2013
Dibaca : 12 April 2015
Rating : ★★★★★

Beberapa waktu lalu entah dapat wangsit dari mana, aku mendeklarasikan diri untuk berlatih membaca buku berbahasa Inggris. Yap, itu melanggar janji tersiratku yang menyatakan bahwa aku tidak akan pernah membaca buku Bahasa Inggris. Janji itu bukan karena aku tidak bisa, lebih pada supaya aku memahami isi cerita.

Aku mulai dengan membaca The Giving Tree yang menurutku bahasanya sederhana dan bergambar. Lalu aku lanjutkan membaca Judy Moody dan meminjam buku ini. Yah, walaupun aku mulai dengan buku anak-anak tapi tidak seburuk itu membaca buku Bahasa Inggris.

***
"There is not always a good guy. Nor is there always a bad one. Most people are somewhere in between." (p. 64)

13 April 2015

Karena Aku Sayang Kamu, Bebi


Haruskah aku mulai dengan kata-kata? Baiklah. Untuk memeriahkan ulang tahun BBI dan Bebi-ku tercinta, aku (baca: member BBI) dimohon untuk posting bareng tentang perubahan yang dicapai setelah bergabung dengan BBI. Aku akan bercerita lebih ke pengalaman. Bukankah pengalaman adalah awal perubahan? Merdeka!

Aku bergabung bersama BBI sejak Mei tahun lalu. Yap, belum satu tahun, belum lama. Tapi banyak pengalaman berharga yang terjadi semenjak itu. Kalian tahu, BBI seperti komunitas eksekutif. Bagaimana tidak? Semua membernya punya hak-hak istimewa seperti diundang untuk mengikuti acara-acara yang berhubungan dengan buku, mendapat buntelan dari penerbit, dan lain-lain.

Setelah bergabung beberapa bulan, pertengahan September, aku mewakili BBI untuk memenuhi undangan acara "Mizan Digital Initiatives". Saat itu benar-benar berkesan, tentu saja. Selain bertemu dengan petinggi-petinggi Mizan, aku baru pertama kali itu duduk di kursi bermeja bundar, seperti meja-meja bundar di Indonesia Lawyers Club itu. Kalian pasti tahu.

12 April 2015

Where the Mountain Meets the Moon

Sampul
Judul : Tempat Gunung Berjumpa Rembulan
Judul Asli : Where the Mountain Meets the Moon
Pengarang : Grace Lin
Penerbit : Atria
Tahun : 2010
Dibaca : 11 April 2015
Rating : ★★★★★

"Ma betul. Miskin sekali kami. Setiap hari, Ba dan Ma bekerja dan terus bekerja, dan kami tetap tidak punya apa-apa. Seandainya aku bisa mengubah peruntungan kami." (hal. 11)

Aku menemukan satu lagi buku favorit yang kumasukkan ke rak tidak-akan-ke-mana-mana, karena suatu saat aku berharap dapat membacanya kembali. Buku yang membuatku berpikir, merenung lebih tepat, tentang kebahagiaan yang sesungguhnya, dan tentang yang lainnya.

***

Cerita bermula di suatu desa di kaki Gunung Nirbuah yang tandus dan gersang. Minli tinggal bersama kedua orangtuanya nan sederhana di sebuah gubuk reyot di desa tersebut. Mereka bekerja keras menanam padi yang hanya cukup untuk dimakan oleh mereka. Dongeng-dongeng selalu dituturkan ayahnya kepada Minli setiap malam, dan kisah Hakim Harimau hingga Kakek Rembulan.

10 April 2015

Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali

Pengarang : Puthut EA
Penerbit : INSISTPress
Tahun : 2009
Dibaca : 7 April 2015
Rating : ★★★★

Aku belum pernah mendengar nama Puthut EA sampai beberapa waktu lalu seorang teman memaksaku untuk coba membaca bukunya. Aku datang ke rumahnya dan aku dipinjami buku ini. Terang saja, waktu itu aku tidak janji mengabulkan permohonannya, sampai aku membuka halaman pertama.

Buku ini berisi lima belas cerita pendek penulis yang sebagian besar sudah pernah dimuat di media massa seperti Kompas dan Media Indonesia. Lima cerita pendek pertama belum pernah dipublikasikan. Aku mengulas setiap cerpennya singkat.

***

Seekor Bebek yang Mati di Pinggir Kali (belum dipublikasi sebelumnya)
Bercerita tentang dua pria yang sudah lama kenal dan sedang mengobrolkan masa lalu. Ketika salah satu dari mereka memiliki pengalaman yang membuatnya tidak mau lagi makan makanan dari bebek, bahkan peristiwa itu membawanya ke nasib buruknya.

08 April 2015

The Colossus Rises

Sampul
Judul : Kebangkitan Kolosus
Judul Asli : The Colossus Rises (Seven Wonders, #1)
Pengarang : Peter Lerangis
Penerbit : Metamind (Tiga Serangkai)
Tahun : 2014
Dibaca : 6 April 2015
Rating : ★★

Seperti yang kubilang, usai membaca ini aku merasa sedih; tentunya sedih yang beralasan. Sedih karena membacanya seperti dikejar-kejar vromaski yang bahkan penggambaran entitas itu tidak terdeskripsikan dengan baik. Sedih karena terjemahannya yang amat kacrut dan membuatku mencacat di notes tentang kekacrutannya.

Dan yang paling membuatku sedih adalah dari semua genre fantasi yang kuelu-elukan, baru buku ini yang mendapat rating terendah; karena mencoba menyukai buku ini, bahkan sampai halaman terakhir, tapi tetap tidak bisa.