Tampilkan posting dengan label metamind. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label metamind. Tampilkan semua posting

23 November 2016

Ulasan Buku: Gabriel Finley and the Raven's Riddle

Judul : Gabriel Finley and the Raven's Riddle
Pengarang : George Hagen
Penerbit : Tiga Serangkai
Tahun : 2016
Dibaca : 20 November 2016
Rating : ★★★

"Gabriel, andai kau anak lain, akan kuminta kaulupakan ini. Tinggal di rumah, nikmati masa kanak-kanakmu. Tapi kau lain. Bicara dengan raven, terbang dengan mereka, lalu menguak rahasia kalung yang menjadi misteri seribu tahun—yah, entah apa yang mesti kukatakan, selain kau memang seperti ayahmu, dan kalau ada yang dapat menolongnya, pasti kau. Tapi tolong berhati-hatilah." (hal. 258)

Kata yang sering muncul pada buku ini adalah sebuah benda bernama torc. Benda yang cukup asing dan aku penasaran benda macam apa itu, apakah sebuah mahkota, kalung, atau cincin—aku yakin itu perhiasan. Yang pasti bukan tongkat karena benda itulah yang menyangga si torc ini, namun yang pasti torc benda kuno. Dan setelah cari tahu, aku menemukan torc adalah perhiasan kuno berbentuk cincin namun dipakai di leher, bisa juga disebut kalung tapi pembelitnya bukan rantai. Benda ini ditemukan oleh bangsa Celtic atau budaya Eropa Zaman Besi lainnya dari sekitar abad ke-8 Sebelum Masehi sampai abad ke-3 Masehi. Mereka yang mengenakannya diidentifikasikan sebagai orang yang berpangkat tinggi.

***

Gabriel Finley kehilangan ayahnya sejak tiga tahun lalu dan bertanya-tanya apakah sang ayah, Adam Finley, benar-benar meninggalkannya? Ia kini tinggal bersama Bibi Jaz dan harus menikmati masa-masa beranjak remajanya tanpa hadirnya sosok ayah. Kesukaannya terhadap teka-teki setidaknya memberikan hiburan tersendiri baginya. Kejutan dalam hidup Gabriel dimulai saat ia berulang tahun yang kedua belas. Ia mendapatkan hadiah sebuah buku harian yang ternyata adalah milik ayahnya! Setelah membuka buku harian itu, Gabriel yakin itu bukan buku harian biasa dan ia punya firasat dengan buku harian itu ia dapat menemukan sang ayah.

Gabriel mulai mencari tahu tentang buku harian itu dan di mana ayahnya. Bersama teman sekolahnya, Abigail, dan cewek yang tinggal serumah dengannya, Pamela, ia bertekad akan menemukan sang ayah yang ternyata ditahan oleh kakaknya sendiri bernama Corax Finley. Namun sebelumnya, ia bertemu dengan amicus-nya, burung raven bernama Paladin yang ternyata dapat bicara. Sebelum bertualang bersama teman-temannya, Gabriel dan Paladin harus lebih dulu menemukan keberadaan torc yang menjadi kunci utama petualangan mereka. Apakah mereka akan menemukan Adam Finley? Lalu, apakah kesukaan Gabriel pada teka-teki berguna dalam menjalankan misi ini?

14 September 2015

Namaku Subardjo Blog Tour + Giveaway


Senang akhirnya Bibli bisa mengadakan blog tour sekaligus giveaway lagi. Kali ini, bersama Subardjo, karakter dalam buku "Namaku Subardjo" terbitan teranyar Metamind, imprint Penerbit Tiga Serangkai. Cari tahu tentang bukunya, yuk!

08 September 2015

The Night Gardener

Sampul
Judul : The Night Gardener
Pengarang : Jonathan Auxier
Penerbit : Metamind (Tiga Serangkai)
Tahun : 2015
Dibaca : 8 September 2015
Rating : ★★★★

"Harapan memang aneh. Tak bisa kaupegang, tapi satu saja bisa mengubah dunia. Bisa kubayangkan orang yang tahu tempat keinginannya terkabul pasti merahasiakan itu, ...." (hal. 231)

Aku mulai dari pengarang yang menjadi penulis fantasi favoritku ke sekian. Setelah membaca Peter Nimble and His Fantastic Eyes (baca ulasannya di sini), aku membuat catatan untuk diriku sendiri harus membaca karya-karya fantasi miliknyabaik yang sudah maupun akan terbit. Aku sudah sedang membaca versi Bahasa Inggris "The Night Gardener" ketika kabar baik itu akhirnya sampai di telingaku: "The Night Gardener" diterjemahkan.

Namun, kabar baik itu sedikit terganggu dengan penerbit yang menerjemahkan sekaligus menerbitkan buku ini. Setelah kecewa dengan "The Colossus Rises" (baca ulasannya di sini) yang penerbit sepertinya tidak total dalam hal menerjemahkan, aku mendapat paket buku dari seseorang. Wanita ini mengirimkan dua buku dengan selipan catatan bergambar. Salah satu paket itu berisi "The Night Gardener" versi terjemahan. Kenapa gajah yang ada di pelupuk mata itu tidak dipandangi? Kenapa hanya semut nun jauh di sana saja yang dilihat?

08 April 2015

The Colossus Rises

Sampul
Judul : Kebangkitan Kolosus
Judul Asli : The Colossus Rises (Seven Wonders, #1)
Pengarang : Peter Lerangis
Penerbit : Metamind (Tiga Serangkai)
Tahun : 2014
Dibaca : 6 April 2015
Rating : ★★

Seperti yang kubilang, usai membaca ini aku merasa sedih; tentunya sedih yang beralasan. Sedih karena membacanya seperti dikejar-kejar vromaski yang bahkan penggambaran entitas itu tidak terdeskripsikan dengan baik. Sedih karena terjemahannya yang amat kacrut dan membuatku mencacat di notes tentang kekacrutannya.

Dan yang paling membuatku sedih adalah dari semua genre fantasi yang kuelu-elukan, baru buku ini yang mendapat rating terendah; karena mencoba menyukai buku ini, bahkan sampai halaman terakhir, tapi tetap tidak bisa.

Back to Top