31 Desember 2015

[Wrap-Up] Receh untuk Buku 2015


Beberapa jam lagi menuju pergantian tahun 2016. Raafi yang berjanji kepada Bibli untuk membelikannya buku dari proyek "Receh untuk Buku 2015" sepertinya harus cepat-cepat dilaksanakan. Kamu bisa lihat komitmen Raafi kepada Bibli di sini.

Sesorean hingga malam, Raafi dengan peralatan seadanya bersusah payah membuka celengan yang menampung receh nominal lima puluhan rupiah hingga seribuan rupiah. Saking frustrasinya, Raafi sampai menggunakan alat bernama sendok untuk coba membukanya. Pada akhirnya, alat bernama gunting saja cukup untuk membuka celengan berwarna kuning pucat itu. Tidak usah berpanjang lebar, mari kita lihat kronologinya.

Year End Recap 2015

Satu hal. Kata di atas bukan typo atau kesalahan huruf baca ya. Bukan cairan kental manis berwarna hitam yang selalu menemani makan bakso atau soto. Bukan bahan makanan yang terbuat dari kacang kedelai dan diberi label salah satu nama burung. Itu sudah benar.

***

Setelah melihat Mba Ren @ Ren's Little Corner dan Mba Opat @ Casual Book Readers yang menulis semacam summary tentang membaca selama tahun 2015, Raafi tidak mau kalah. Bermodalkan niat tidak mengerjakan kerjaan kantor pada jam kantor, Raafi coba menulis semacam summary tentang membacanya sendiri.

Tahun ini merupakan tahun membaca paling produktif untuk Raafi. Ada lebih dari sembilan puluh buku bacaan yang sudah dilalap habis olehnya. Wow! Percaya? Jangan! Kepercayaan merupakan hal yang sensitif. Jadi, anggap saja informasi ini hanya sekadar informasi yang tidak perlu dimintai penjelasan lebih lanjut.

28 Desember 2015

Rust in Pieces

Sampul
Judul : Rust in Pieces
Pengarang : Nel Falisha
Penerbit : Ice Cube
Tahun : 2015
Dibaca : 27 Desember 2015
Rating : ★★★★

Satu hal yang membuatku terus membaca buku ini hingga menyelesaikannya: bagaimana penulis membuat Tiana, sang karakter utama, begitu ingin dipedulikan. Aku yakin bukan hal yang mudah dalam membuat karakter kuat semacam itu. Tapi aku benar-benar dibawa untuk terus berempati kepada Tiana dan ingin mengetahui bagaimana akhir dari kisah Tiana yang terlihat begitu menyulitkan.

***

Tiana punya masa lalu kelam di SMP. Kejadian berani-beranian mengutil di minimarket pada saat itu menjadikan Tiana suka mencuri. Barang apa saja. Milik siapa saja. Hal itu membuatnya dicap sebagai Si Klepto atau sering juga disebut Miss K.

Tiana sudah SMA sekarang. Ia berkukuh untuk memilih sekolah yang bukan favorit untuk menghindar dari teman-teman SMP-nya. Ia harus mencari sekolah yang benar-benar membuatnya terlepas dari ejekan 'Si Klepto'. Walaupun hobi mencurinya masih dilakukan, setidaknya tidak ada yang tahu akan hal itu. Hingga Stefan mengetahui segalanya.

25 Desember 2015

[Wrap-Up] Personal Project: Donate for Comments


Tahun 2015 sudah hampir berakhir. Saatnya menepati janji-janji yang sudah dilafalkan sepanjang tahun ini. Termasuk dua proyek yang Raafi dan Bibli ikuti pada tahun 2015, yaitu "Donate for Comments" dan "Receh untuk Buku 2015". Keduanya merupakan komitmen Raafi dan Bibli untuk tidak hanya bersenang-senang dengan membaca dan mengulas buku-buku yang disuka, tetapi juga berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Kali ini, Raafi dan Bibli harus perhitungan. Yah, jangan salahkan mereka. Ini karena peraturan yang dibuat oleh Mba Oky @ Kumpulan Sinopsis Buku sebagai penyelenggara proyek "Donate for Comments" untuk menghitung setiap komentar yang ada pada setiap blog post yang sudah dibuat pada 2015. Aku sudah menghitungnya. Semoga tidak salah. Bila salah, semoga diampuni. Karena manusia tidak luput dari salah dan khilaf. Baiklaaah, berikut detailnya.

08 Desember 2015

F.A.K!

Pengarang : Devlin Putra
Penerbit : Bukune
Tahun : 2015
Dibaca : 6 Desember 2015
Rating : ★★★

Seperti judulnya, buku ini adalah kumpulan pertanyaan yang dijawab dengan ilustrasi khas penulis. Pertanyaan-pertanyaan itu didapat dari akun ask.fm-nya yang terkenal itu—serius deh, 'likes'-nya sudah lebih dari satu juta. Aku lebih dulu tahu Devlin dari akun ask.fm-nya ketimbang bukunya. Aku semakin penasaran apa isi buku yang ditulis olehnya.

Ada tiga tokoh sentral yang menjawab pertanyaan. Devlin itu sendiri, Tomi, dan kembaran Tomi—Lili. Siapa itu Tomi dan Lili? Mereka adalah tokoh buatan yang menemani kesendirian Devlin di hari-harinya yang sepi. Bila dilihat dari akun ask.fm-nya yang masih terus menjawab pertanyaan para Anon (sebutan penanya yang tidak memberikan nama atau anonim) ataupun bukan Anon, Devlin masih menempati peringkat pertama dalam kemunculan di setiap pertanyaan.

29 November 2015

The Miraculous Journey of Edward Tulane

Sampul
Judul : Perjalanan Ajaib Edward Tulane
Judul Asli : The Miraculous Journey of Edward Tulane
Pengarang : Kate DiCamillo
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2014
Dibaca : 27 November 2015
Rating : ★★★★

"Edward tahu bagaimana rasanya berulang kali mengucapkan nama orang-orang yang kautinggalkan. Ia tahu bagaimana rasanya merindukan seseorang. Jadi ia mendengarkan. Dan ketika ia mendengarkan, hatinya terbuka lebar dan terus melebar." (hal. 97)

Buku ini menjadi begitu terkenal setelah, katanya, muncul dalam satu adegan drama Korea. Tetapi bukan karena itu aku ingin membacanya, penilaian dan ulasan orang-orang terhadap buku inilah yang membuatku harus membacanya.

***

Edward Tulane adalah kelinci porselen. Ia dipesan khusus oleh seorang nenek bernama Pallegrina untuk ulang tahun cucunya, Abilene, yang ketujuh. Sungguh menjadi kebahagiaan sang cucu mendapatkan teman baru dalam hidupnya. Hingga suatu ketika Edward Tulane jatuh dari kapal yang membawa Abilene dan orangtuanya untuk berlibur.

Selama bertahun-tahun, Edward berpindah-pindah tempat dan "majikan". Anehnya, tumbuh rasa sayang Edward kepada majikan-majikan yang menemukan dan membawanya ketika mereka pergi dan meninggalkannya. Ia ingat pada satu kalimat Pallegrine yang berujar padanya, "Kau mengecewakan aku."

A Single Shard

Sampul
Judul : A Single Shard
Pengarang : Linda Sue Park
Penerbit : Atria
Tahun : 2012
Dibaca : 21 November 2015
Rating : ★★★★

"Pekerjaan memberikan harga diri kepada seorang manusia, sementara mencuri memusnahkannya." (hal. 7)

Aku memiliki inisiatif untuk membaca paling tidak satu buku terbitan Atria lama dan memang menjadi bagian yang paling kutunggu-tunggu. Hampir semua yang diterbitkan bergenre klasik anak-anak atau literatur anak-anak yang tidak sedikit mendapat penghargaan seperti Newbery Award. Salah satunya adalah "A Single Shard".

***

Tree-ear, nama bocah berumur 12 tahun itu diberikan Crane-man setelah lelaki tua mengadopsinya. Hampir seluruh hidup bocah itu dihabiskan di kolong jembatan di desa Ch'ulp'o.

Tree-ear bekerja pada Min, perajin keramik terbaik desa. Sejak pertama Tree-ear bekerja—yang sangat ingin membuat keramik—bertahun-tahun dia malah disuruh mengumpulkan kayu bakar di hutan dan mengambil tanah liat di bantaran sungai. Tetapi di sela-sela pekerjaannya Tree-ear selalu mengamati Min yang terampil membuat keramik.

14 November 2015

[Announcement] Pemenang Giveaway "P.S. I Still Love You"


Tiba saatnya pengumuman pemenang Giveaway "P.S. I Still Love You" yang diselenggarakan oleh Bibli dan Raafi bekerja sama dengan Penerbit Spring. Setelah tepat satu minggu berlangsung, sudah ada lebih dari 20 peserta yang ikutan giveaway dengan menjawab pertanyaan pada kolom komentar. Lalu, siapakah dua orang yang mendapat masing-masing satu buku ini dari Bibli?

06 November 2015

P.S. I Still Love You Blog Tour + Giveaway


Terima kasih Penerbit Spring yang masih memercayakanku dalam blog tour kali ini. Setelah Fangirl dan To All the Boys I've Loved Before yang sukses, kali ini giliran P.S. I Still Love You yang menjadi lakon. Ulasan dan giveaway akan dijadikan satu di sini.

04 November 2015

Halaman Terakhir

Sampul
Judul : Halaman Terakhir
Pengarang : Yudhi Herwibowo
Penerbit : Noura Books
Tahun : 2015
Dibaca : 31 Oktober 2015
Rating : ★★★

"Pada saat itulah, laju mobil tiba-tiba berhenti. Suara pintu kemudian terdengar dibuka dengan terburu-buru. Satu dari laki-laki itu membuka ikatan di matanya, lalu begitu saja mendorong tubuhnya keluar mobil. Sumaryah jatuh dengan pakaian nyaris lepas seluruhnya." (hal. 14-15)

Sabtu (31/10), aku menghadiri acara Obrolan Pembaca Media Indonesia (OPMI). Kali ini bersama penulis novel "Halaman Terakhir", Yudhi Herwibowo, pembaca bebarengan memberikan pendapat tentang sosok Hoegeng. Siapakah beliau sebenarnya?

***

Hari itu Hoegeng dipanggil Pak Presiden, ditawari untuk menjadi duta besar di salah satu negara di Eropa. Hoegeng sudah tahu tentang desas-desus pencopotan jabatan dirinya sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Hoegeng bertanya-tanya apa karena kinerja buruknya atau ada hal lain yang membuatnya harus bernasib seperti itu. Apalagi ada dua kasus besar yang masih harus dituntaskan olehnya.

Pemerkosaan Sum Kuning dan penyelundupan mobil mewah adalah dua kasus nasional terbesar pada saat Hoegeng menjabat di kepolisian. Integritasnya sungguh diuji. Apakah kedua kasus itu akan terselesaikan dengan tuntas? Lalu, apakah Hoegeng akan menerima tawaran duta besar itu?

27 Oktober 2015

Sudut Mati

Sampul
Judul : Sudut Mati
Pengarang : Tsugaeda
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : 2015
Dibaca : 24 Oktober 2015
Rating : ★★★★★

"Saya berteriak, lalu melarikan diri dari tempat itu. Kemudian, sampailah saya di suatu sudut mati hingga saya tak bisa melepaskan diri lagi. Sosok itu makin dekat. Saya bisa melihatnya menghampiri saya. Saya tahu akan mati sebentar lagi." (hal. 83)

Senang akhirnya Tsugaeda merilis novel keduanya. Setelah membaca "Rencana Besar", aku memantapkan diri untuk terus membaca karya-karya Tsugaeda selanjutnya. Rasa thriller versi Indonesia yang dimilikinya memberi pengalaman baca yang berbeda dari buku-buku thriller lokal kebanyakan. Hal yang sangat dibutuhkan bagi para pembaca yang mudah bosan sepertiku.

***

Setelah bertahun-tahun berada di Amerika, akhirnya Titan Prayogo kembali ke Indonesia. Grup Prayogo milik ayahnya ada di ujung tanduk, sebentar lagi akan runtuh. Dirinya diminta untuk menangani krisis yang sedang terjadi. Namun, kakaknya, Titok Prayogo, tidak begitu suka dengan kedatangan adiknya itu. Sebagai anak pertama, Grup Prayogo sudah seharusnya menjadi miliknya.

Perebutan kekuasaan itu diselipi dengan gangguan perusahaan kompetitor jahat yang membuat Grup Prayogo kewalahan. Ares Inco berkeinginan menghancurkan keluarga Prayogo untuk selamanya. Bagaimana Titan menyelesaikan semuanya? Haruskah ada pertumpahan darah agar Grup Prayogo tetap bertahan?

21 Oktober 2015

Cameo Revenge

Sampul
Judul : Cameo Revenge
Penerbit : Grasindo
Tahun : 2015
Dibaca : 20 Oktober 2015
Rating : ★★★

Agenda pagi itu adalah mengunjungi Gramedia Solo di Jalan Slamet Riyadi. Entah apa yang ada di pikiranku: aku sedang "berlibur", tapi tetap saja ujung-ujungnya mengunjungi hal yang berbau buku. Lalu, Mas Yudhi bilang bahwa buku barunya sudah tersedia di Gramedia dan dia secara cuma-cuma memberiku buku ini. Sebenarnya, buku ini dibelikan oleh Mba Ary untuk Mas Yudhi yang lalu memberikannya padaku.

***

Cameo dan Revenge. Dua grup band yang sama-sama dipersatukan dalam July Challenge, ajang festival musik terpopuler di kota. Cameo terbentuk sesaat sebelum festival itu diselenggarakan. Iming-iming hadiah seratus juta menjadikan Cameo harus cepat-cepat menyelaraskan personel dan lagu yang akan dibawakan. Revenge lawan terberat Cameo. Sudah terbentuk sejak lima tahun lalu, mencari personel pun dengan jalur audisi. Revenge populer di kalangan penyuka musik rock di kota. Sering diundang dalam acara-acara beken di kota. Penggemarnya pun tidak main-main.

Keadaan semakin tidak terkendali bagi Cameo dan Revenge seusai festival July Challenge. Salah satunya mendapatkan hadiah seratus juta dan rekaman dengan label terkenal. Satunya lagi harus menerima kekalahan dan hanya meraih best vocal. Cameo dan Revenge. Dua grup band yang sama-sama memiliki kisah pelik antar-personelnya.

18 Oktober 2015

Semusim, dan Semusim Lagi

Sampul
Judul : Semusim, dan Semusim Lagi
Pengarang : Andina Dwifatma
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2013
Dibaca : 16 Oktober 2015
Rating : ★★★★

Malam itu di kamar hotel di Solo, Mas Yudhi masuk dan melihat buku ini tergeletak di meja di samping tempat tidur. Dia bertanya siapa yang sedang membacanya dan aku menjawab bahwa akulah yang sedang membacanya. Mas Yudhi bilang sudah membacanya tetapi tertahan pada 50 halaman awal lalu meninggalkan buku ini begitu saja. Aku samar-samar ingat dia bilang bahwa buku ini beralur lambat dan alasan lain yang aku lupa detailnya. Aku mengiakan, memang.

***

Gadis itu mendapatkan dua lembar surat dengan nama penerima dirinya. Satu surat dari universitas swasta tentang pendaftaran mahasiswa baru. Satu lagi surat beramplop cokelat tanpa nama pengirim. Surat yang isinya datang dari seseorang yang tak pernah diingat oleh gadis itu. Surat yang memintanya mengunjungi seseorang itu di kota S. Surat yang dalam beberapa bulan ke depan akan mengubah hidup gadis itu.

***

Paragraf yang rapat dengan diksi yang 'kaya' dan detail mengantarku menelusuri halaman demi halaman buku ini. Membuatku kesusahan untuk menyelesaikan buku yang seharusnya bisa kubaca dalam sehari karena tebalnya tak seberapa. Aku diajak menelusuri pikiran-pikiran liar si gadis yang skeptis dan tak acuh. Pengaruh sang ayah yang telah meninggalkannya sedari kecil dan ibunya yang sibuk bekerja sebagai dokter membuatnya menjadi anak yang tak pedulian dan selalu menyendiri.

16 Oktober 2015

Above the Stars

Sampul
Judul : Above the Stars
Pengarang : D. Wijaya
Penerbit : Ice Cube
Tahun : 2015
Dibaca : 11 Oktober 2015
Rating : ★★★★

Seri YARN termasuk seri fenomenal pada 2015 ini. Pada awal-awal terbit, aku kira bakal cuma 3-5 buku saja yang diterbitkan--selain sebagai pemenang juga supaya lebih eksklusif. Akan tetapi semakin ke sini, semakin banyak saja yang diterbitkan; kalau tidak salah ada lebih dari 10 buku seri YARN. Dan buntungnya, aku baru membaca 2 buku seri ini: Remedy dan Above the Stars. Itu berarti aku baru baca kurang dari sepuluh persen seri ini.

***

Will dan Danny pertama kali bertemu di kelas. Will selalu berpindah-pindah sekolah karena kelakuan nakalnya. Dia sudah ditinggal mati ibunya dan ayahnya tidak begitu memperhatikannya. Mungkin hal ini yang menyebabkan dia selalu mencari perhatian, walaupun caranya salah. Dan Will memiliki rahasia yang apabila diberitahukan kepada orang lain, akan membuat citranya hancur.

Danny buta—oh maaf—tidak bisa melihat. Dia selalu bersama Mia, sahabat sedari kecilnya, untuk pergi dan pulang ke dan dari sekolah. Mia selalu menjaganya, layaknya kakak perempuan yang protektif dan menganggapnya seperti guci mahal yang harus dirawat tanpa cela. Danny sebenarnya tidak menyukai hal ini, membuatnya seperti seorang yang tanpa daya dan selalu membutuhkan bantuan orang lain. Danny bertemu dengan Will dan mengenal lebih dekat satu sama lain. Pada akhirnya, Danny mengetahui rahasia Will; rahasia yang sulit untuk diterima, rahasia yang akan mengubah hidup keduanya.

11 Oktober 2015

[Announcement] Pemenang Six Packs Giveaway

Edited by Me

Selalu ada yang berbeda dengan Oktober. Hal-hal tak terduga terjadi yang seakan membuatku untuk menjadi lebih dewasa menjalani hidup. Yah, inilah salah satu penyebab terlambatnya pengumuman pemenang Six Pack Giveaway—bahkan sampai lebih dari 3 hari. Mohon maaf yang sudah menunggu-nunggu. Langsung saja, berikut keenam pemenang yang berhak mendapatkan masing-masing satu pak buku keinginan sendiri.

03 Oktober 2015

Kukila

Sampul
Judul : Kukila
Pengarang : M. Aan Mansyur
Penerbit : Gramedia Pustaka utama
Tahun : 2012
Dibaca : 1 Oktober 2015
Rating : ★★★

"Catatan harianku, apakah kau sepakat jika aku mengatakan agama itu rupanya sebuah beban mahaberat? Aku yakin telah berjuta-juta pasangan kekasih ditimpa beban berat agama, seperti penduduk kampung tertimpa musibah, bencana." (Kukila - halaman 27)

Buku ini berisi 16 cerita. Aku tidak bisa menyebutnya 16 "cerita pendek". Cerita berjudul "Kukila" termuat 60 halaman—cerpen biasanya tidak lebih dari 10 halaman. "Lebaran Kali Ini Aku Pulang" malah sebaliknya, berisi bab-bab sangat pendek yang membentuk satu cerita. Cerita lainnya berjudul "Setia adalah Pekerjaan yang Baik" bahkan berformat kultwit (kuliah twitter), berisi deret kicauan beruntun yang bercerita. Beragam sekali.

Cerita-cerita yang diangkat adalah seputar kegelisahan hati dan kekejian ego. Ada cerita tentang ditinggal pergi suami. Ada cerita tentang selingkuh. Ada cerita tentang sakit hati. Dan ingatlah bahwa pengarang sungguh ajaib memuisikan kata-kata; membuat cerita-cerita yang dituturkan menjadi lebih indah dan berkelas.

Aku sangat ingin menjabarkan pengalaman membaca cerita-cerita dalam buku ini, satu per satu. Tapi mungkin akan begitu menyebalkan bila kutulis semua; terlalu capai kan menggulirkan layar monitor dan telepon pintar ke bawah? Aku pilih saja tiga cerita yang kusebutkan di atas: Kukila, Lebaran Kali ini Aku Pulang, dan Setia adalah Pekerjaan yang Baik.

27 September 2015

Tiga Sandera Terakhir

Sampul
Judul : Tiga Sandera Terakhir
Pengarang : Brahmanto Anindito
Penerbit : Noura Books
Tahun : 2015
Dibaca : 27 September 2015
Rating : ★★★★

Apa ya nama suatu keadaan ketika kau membaca buku dan menganggapnya seperti sedang menonton film? Dalam konteks ini: film laga. Dan apa sebutan untuk buku yang membuatmu berpikir bahwa sebaiknya tidak dijadikan sebuah buku tetapi sebuah skrip karena setiap detail cerita lebih menonjolkan unsur visual?

***

Larung Nusa, duda dua anak ini sedang berada dalam keadaan terhimpit. Setelah mendengar kabar penyanderaan warga sipil lokal dan luar negeri, dia harus membuat aksi gemilang untuk melepaskan para sandera. Dia adalah seorang Komandan Penanggulangan Teror Komando Pasukan Khusus (Gultor Kopassis) dan dia juga berstatus sebagai menantu menteri pertahanan. Tuduhan sebagai perwira karbitan sudah biasa di telinganya. Dan kasus inilah yang akan membuktikan apakah dia perwira karbitan atau memang prestasi dan integritasnya yang mengantarnya pada jabatan barunya itu.

Jauh di pedalaman Papua, para sandera tidak bisa tidur nyenyak. Tempat mereka membaringkan tubuhnya beralas tanah dan beratap rumbai daun kelapa. Ditambah dengingan nyamuk dan dinginnya rimba raya tanah Melanesia yang pekat dan misterius. Tetapi yang membuat mereka selalu terjaga setiap malam adalah perasaan cemas dan takut; juga pertanyaan besar di benak mereka: kapan semua ini akan berakhir?

24 September 2015

The Devil and Miss Prym

Sampul
Judul : Iblis dan Miss Prym
Judul Asli : The Devil and Miss Prym
Pengarang : Paulo Coelho
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2011
Dibaca : 22 September 2015
Rating : ★★★★

"Tentang sifat manusia. Aku menemukan bahwa jika dihadapkan pada percobaan, kita selalu gagal. Jika diberikan kondisi yang tepat, setiap manusia di muka bumi ini akan bersedia melakukan kejahatan." (hal. 27)

Wow. Hal pertama yang harus kulakukan usai membaca buku ini adalah memberi apresiasi kepada diri sendiri. Tidak menyangka aku bisa membaca novel dengan genre baru seperti ini. Spiritualis, filosofis, dan sedikit melantur karena bacaannya lebih ke agama Nasrani. Tentu selesainya membaca didukung dengan premis cerita yang memaksaku untuk harus sampai di akhir cerita. Mungkin akan berbeda mengambil kesimpulan bila kau baca buku ini tanpa menyelesaikannya.

***

Seorang pria asing tiba-tiba datang ke Viscos, sebuah desa dengan penduduk yang tidak banyak dan masih sangat menjunjung sejarah masa lalu desanya. Pria tersebut mempunyai misi yang aneh. Dia akan memberikan semua emas yang dibawanya kepada penduduk Viscos apabila salah seorang di antara mereka dibunuh. Entah apa maksud si pria misterius itu, penduduk Viscos merasa harus mempertimbangkan tawaran itu.


21 September 2015

[Announcement] Pemenang Giveaway "Namaku Subardjo"


Akhirnya tiba untuk mengumumkan pemenang satu buku Namaku Subardjo karya Hapsari Hanggarini terbitan Metamind imprint Penerbit Tiga Serangkai. Setelah memilah-milah jawaban yang bersarang pada komentar postingan blog, aku memutuskan jawaban yang paling menarik adalah:

20 September 2015

Six Packs Giveaway

Edited by Me
Kembali lagi dengan Raafi dan Bibli pada giveaway nomor sekian. Jadi, karena sebentar lagi hari jadi Raafi yang ke dua puluh dua, dia punya resolusi untuk membentuk tubuhnya menjadi—yah, paling tidak—ideal. Tidak kurus seperti orang-orangan sawah seperti sekarang. Makanya, mulai sekarang Raafi harus latihan rutin agar membentuk perutnya menjadi six pack dan bisa dilirik gadis remaja—bahkan mungkin para lelaki juga.

Lalu apa hubungannya perut six pack Raafi dengan giveaway kali ini? Agar tidak menjadi bualan dan angin lalu saja, Raafi berbaik hati membagikan "6 packs" berisi buku-buku yang sudah lama ditimbunnya untuk praperayaan hari jadinya. Wow! Praperayaan! Jadi nanti bakal ada perayaan dan pascaperayaan?! Keep guessing, guys!

Apa saja "6 packs" itu? Perhatikan!

14 September 2015

Namaku Subardjo Blog Tour + Giveaway


Senang akhirnya Bibli bisa mengadakan blog tour sekaligus giveaway lagi. Kali ini, bersama Subardjo, karakter dalam buku "Namaku Subardjo" terbitan teranyar Metamind, imprint Penerbit Tiga Serangkai. Cari tahu tentang bukunya, yuk!

12 September 2015

The Little Prince

Sampul
Judul : Pangeran Cilik
Judul Asli : Le Petit Prince
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2010
Dibaca : 9 September 2015
Rating : ★★★

"Tentu saja. Jika kamu menemukan berlian yang bukan milik siapa-siapa, itu menjadi milikmu. Jika kamu menemukan pulau yang bukan milik siapa-siapa, itu menjadi milikmu. Jika kamu yang pertama mempunyai suatu gagasan, kamu patenkan: kamulah yang memilikinya. Dan aku memiliki bintang-bintang, karena tidak seorang pun sebelum aku pernah berpikir akan memilikinya." (hal. 57)

Dari filmnya yang tayang tahun ini, ditambah anggapan bahwa ini adalah childlit yang termasuk genre favorit, aku senang akhirnya bisa mendapatkan buku ini; dan membacanya tentu. Satu hal yang membuatku makin senang ketika buku ini juga berisi ilustrasi yang membantu penulis menginterpretasi maksud buku ini. Yah, walaupun pada akhirnya aku tidak mengerti keseluruhan cerita.

***

Seseorang bercerita tentang masa kecilnya. Dia menggambar seekor ular yang habis memakan gajah tetapi para orang dewasa menganggap gambar itu adalah sebuah topi. Dan mereka menuntutnya untuk tidak menggambar. Jadi, dia fokus pada hal lain; seperti ilmu bumi dan lain-lain yang membuatnya menjadi seorang pilot.

08 September 2015

The Night Gardener

Sampul
Judul : The Night Gardener
Pengarang : Jonathan Auxier
Penerbit : Metamind (Tiga Serangkai)
Tahun : 2015
Dibaca : 8 September 2015
Rating : ★★★★

"Harapan memang aneh. Tak bisa kaupegang, tapi satu saja bisa mengubah dunia. Bisa kubayangkan orang yang tahu tempat keinginannya terkabul pasti merahasiakan itu, ...." (hal. 231)

Aku mulai dari pengarang yang menjadi penulis fantasi favoritku ke sekian. Setelah membaca Peter Nimble and His Fantastic Eyes (baca ulasannya di sini), aku membuat catatan untuk diriku sendiri harus membaca karya-karya fantasi miliknyabaik yang sudah maupun akan terbit. Aku sudah sedang membaca versi Bahasa Inggris "The Night Gardener" ketika kabar baik itu akhirnya sampai di telingaku: "The Night Gardener" diterjemahkan.

Namun, kabar baik itu sedikit terganggu dengan penerbit yang menerjemahkan sekaligus menerbitkan buku ini. Setelah kecewa dengan "The Colossus Rises" (baca ulasannya di sini) yang penerbit sepertinya tidak total dalam hal menerjemahkan, aku mendapat paket buku dari seseorang. Wanita ini mengirimkan dua buku dengan selipan catatan bergambar. Salah satu paket itu berisi "The Night Gardener" versi terjemahan. Kenapa gajah yang ada di pelupuk mata itu tidak dipandangi? Kenapa hanya semut nun jauh di sana saja yang dilihat?

05 September 2015

Kambing dan Hujan

Pengarang : Mahfud Ikhwan
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : 2015
Dibaca : 1 September 2015
Rating : ★★★★

Aku mulai dari embel-embel Pemenang Pertama Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014 yang terdapat pada sampul buku dan membuatku tidak pikir dua kali untuk beli. Saking menyenangkan dan tersihir membaca buku ini, yang pada awalnya aku hanya beli versi ebook, aku membeli juga versi fisiknya. Entahlah, kalau tak melihat secara konkret bentuk bukunya, aku serasa tidak pernah membaca buku ini. Kasus seperti ini pula yang menimpa Aristotle and Dante Discover the Secrets of the Universe. Bibli selalu mengomel tentang hal ini. Buruk sekali diri ini.

Kembali pada buku yang ditulis pengarang pada 2013 ini. Aku bisa bilang bahwa buku ini memang berat dan mengambil bahasan yang sensitif. Kenapa? Tahu dua organisasi Islam di Indonesia yang sangat berbeda dalam tata cara ibadah serta sunah-sunah yang dianut dan diamalkan. Pengarang benar-benar mengambil perbedaan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Semua itu diramu sebagai dasar konflik yang dialami oleh para tokoh di dalamnya. Sungguh berani!

22 Agustus 2015

[R&B] Episode Pemenang Bibli Request Giveaway

Edited by Me
R&B adalah fitur yang akan membawa kita membaca ulasan Bibli lebih berbeda. Mengambil tema hubungan Raafi dan Bibli yang penuh lika-liku layaknya sepasang kekasih, kita diajak merasakan itu semua dengan gaya R&B. Dengan sedikit humor garing, kita dibawa merasakan pengalaman membaca ulasan lain dari yang lain.

***

Sejak pulang kerja semalam, Raafi tidak bicara sepatah-dua patah kata pun pada Bibli. Entah apa yang ada di dalam pikirannya. Mungkin ada wanita cantik lagi yang baru masuk kerja di kantornya dan membuatnya kesengsem. Sekali Bibli sempat buka suara, memintanya untuk makan makanan yang dimasaknya. Pada saat itu pula Raafi menggerutu tidak jelas. Dan sekarang, ketika keduanya sama-sama duduk di depan LED TV 32" keluaran terbaru yang tidak menyala, Raafi masih mendalami ilmu gerutuannya.

17 Agustus 2015

Perempuan Patah Hati

Pengarang : Eka Kurniawan
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : 2015
Dibaca : 16 Agustus 2015
Rating : ★★★★

Aku mendapatkan buku ini sebagai hadiah dari seseorang pada pertemuan komunitas Klub Buku Tangerang beberapa bulan lalu. Dan baru kali ini aku menyempatkan baca. Buku ketiga penulis yang kubaca setelah Corat-Coret di Toilet dan Lelaki Harimau. Tidak seperti karya-karya sebelumnya, hampir seluruh cerpen pada buku ini lebih mengedepankan latar tempat.

Sebenarnya aku mau mengulas kesemua cerpen pada buku ini. Tapi judulnya sungguh banyak. Sepuluh? Lebih. Buku ini berisi lima belas cerita pendek yang sebelumnya pernah dimuat di surat kabar nasional seperti: Kompas, Koran Tempo, dan Media Indonesia. Tapi anehnya buku ini tidak lebih dari 170 halaman. Jadi aku hanya akan membeberkan judul, kutipan, serta rating dari setiap cerpen. Monggo!

***

Gerimis yang Sederhana (3/5)
"Ya, ya, aku tahu. Aku juga pernah kenal seorang lelaki yang selalu mencopot cincin kawinnya setiap bertemu perempuan baru." (hal. 11)

16 Agustus 2015

Ari and Dante Discover the Secrets of the Universe

Pengarang : Benjamin Alire Sáenz
Penerbit : Simon & Schuster
Tahun : 2012
Dibaca : 12 Agustus 2015
Rating : ★★★★★

"One of the secrets of the universe was that our instincts were sometimes stronger than our minds."

Entah siapa yang menyuruhku membaca buku ini. Entah bagaimana buku yang tebalnya lebih dari 200 halaman ini kubaca hingga selesai. Dan jangan lupakan aku membacanya dalam bahasa Inggris. Yah, walaupun memang butuh lebih dari sebulan. Tapi itu berarti aku memiliki kemajuan membaca buku berbahasa Inggris.

***

Ari memang aneh. Ari selalu berpikir bahwa dirinya bisa melakukan segala sesuatunya sendiri dan tanpa perlu teman. Hingga liburan musim panas tiba dan dia memutuskan untuk berenang di kolam renang dekat rumahnya. Anehnya, Ari sebenarnya tidak bisa berenang. Dan dia tidak berenang hingga seseorang datang kepadanya.

Tiba-tiba dia datang. Tiba-tiba dia mengobrol dengan Ari. Tiba-tiba dia mengajari Ari berenang. Dia memang jago berenang. Tiba-tiba mereka berbicara banyak hal dan tertawa akan banyak hal pula. Dan tiba-tiba mereka menjadi teman. Dan tiba-tiba mereka menguak rahasia-rahasia dunia.

Receh untuk Buku 2015

Banner Receh Untuk Buku 2015
Sudah sejak Januari, proyek "Receh Untuk Buku 2015" berceceran di halaman blog teman-teman blogger. Tapi baru sekarang aku meniatkan diri untuk memeriahkan proyek ini. Alasannya karena: (1) Penasaran berapa jumlah uang yang didapat dari receh-receh yang dikumpulkan selama setahun, (2) Recehku jadi barang yang penting karena biasanya hanya tergeletak tak aturan di sudut kamar atau ruangan lain, dan (3) Secara tidak sengaja aku sudah mengumpulkan recehku sejak aku mengetahui proyek ini. Yah, pokoknya better late than never lah!

15 Agustus 2015

The Bag of Bones

Sampul
Judul : Kantung Tulang
Judul Asli : The Bag of Bones (Tales from the Five Kingdoms, #2)
Pengarang : Vivian French
Penerbit : Atria
Tahun : 2015
Dibaca : 11 Agustus 2015
Rating : ★★★★

Setelah beberapa hari terakhir membaca sastra Indonesia, sepertinya aku harus membaca yang genre lain dulu supaya otak tidak ngebul. Serius, sastra Indonesia mengharuskan konsentrasi dan imajinasi yang optimal untuk dibaca. Dan akhirnya aku memutuskan melanjutkan kisah Gracie dan Marcus di Lima Kerajaan.

***

Gracie dan Marcus kembali beraksi. Kali ini, Pesta Dansa Deklarasi untuk mencari tahu siapa penerus takhta Ratu Bluebell berada dalam bahaya. Rencananya, Truda Hangnail, si penyihir jahat yang selalu membawa Kantong Tulang itu akan merebut takhta itu. Keadaan semakin darurat karena Truda memiliki Sihir Dalam.

08 Agustus 2015

Malam Terakhir

Sampul
Judul : Malam Terakhir
Pengarang : Leila S. Chudori
Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Tahun : 2012
Dibaca : 6 Agustus 2015
Rating : ★★★★

Setelah "Pulang" yang membuatku kesengsem dengan gaya bercerita Leila, aku coba membaca kumpulan cerpennya dengan buku ini. Sembilan cerpen masuk dalam buku cetak ulang ini; cetakan pertama terbit pada 2009. Hampir kesemuanya ditulis Leila sejak tahun 80-an, hanya satu cerpen yang ditulisnya pada 1996. Cerita-ceritanya begitu menggugah, bahkan indah. Serius. Aku akan memberikan detailnya.

06 Agustus 2015

Lelaki Harimau

Sampul
Judul : Lelaki Harimau
Pengarang : Eka Kurniawan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2014
Dibaca : 3 Agustus 2015
Rating : ★★★★

"Jika seseorang tak bisa mengendalikan binatang ini, ia bisa begitu ganasnya hingga tak ada apa pun bisa menahannya jika ia mengamuk." (hal. 44)

Inilah mengapa aku terus membaca sastra Indonesia: indah. Penulis-penulis pribumi dihadapkan pada masa-masa ketika kaki harus terikat agar tetap berdiri. Tapi dengan ikatan erat kaki, tangan mereka tetap bebas. Bebas menuangkan tinta pada kertas. Bebas menuangkan pikiran dan pendapat melalui cerita. Dengan tulisan, mereka membangun bangsa sekaligus mempercantik keberagaman sastra Indonesia. Aku pikir Eka Kurniawan salah satu yang mengalaminya.

***

Cerita bermula ketika Margio tiba-tiba melakukan hal yang tidak diduga-duga, bahkan olehnya sendiri. Insiden yang membuatnya kembali ke masa lalu. Masa Margio masih bermain gambar umbul. Masa Margio mulai tahu apa maksud dari degupan kencang jantungnya. Dan masa Margio menempuh perjalanan berjam-jam untuk bertemu kakeknya.